<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>soal latihan dan pembahasan matematika &#187; Informasi</title>
	<atom:link href="http://bimbinganbelajar.net/category/informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bimbinganbelajar.net</link>
	<description>kumpulan soal matematika ujian nasional beserta contoh dan pembahasannya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Mar 2012 02:52:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Silabus dan RPP berkarakter</title>
		<link>http://bimbinganbelajar.net/2011/10/11/silabus-dan-rpp-berkarakter/</link>
		<comments>http://bimbinganbelajar.net/2011/10/11/silabus-dan-rpp-berkarakter/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 12:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[rpp]]></category>
		<category><![CDATA[rpp berkarakter]]></category>
		<category><![CDATA[silabus berkarakter]]></category>
		<category><![CDATA[silabus matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganbelajar.net/?p=3239</guid>
		<description><![CDATA[Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan di Indonesia. Pasal 3 UU Sisdiknas menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan di Indonesia. Pasal 3 UU Sisdiknas menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Tujuan pendidikan nasional itu merupakan rumusan mengenai kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.</p>
<p>Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah:</p>
<ol>
	1.
<li>pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik; ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa;</li>
<p>	2.
<li>perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat; dan</li>
<p>	3.
<li>penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat.</li>
</ol>
<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fbimbinganbelajar.net%2F2011%2F10%2F11%2Fsilabus-dan-rpp-berkarakter%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=recommend&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe></div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;"><a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="bimbinganbelajar.net/2011/10/11/silabus-dan-rpp-berkarakter/">Share</a></div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:100px;"><a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Silabus dan RPP berkarakter" data-url="http://bimbinganbelajar.net/2011/10/11/silabus-dan-rpp-berkarakter/" 
						data-via=""  ></a></div></div>
		<div style="clear:both;"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganbelajar.net/2011/10/11/silabus-dan-rpp-berkarakter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyusunan RPP berdasarkan Permen 41</title>
		<link>http://bimbinganbelajar.net/2011/02/07/penyusunan-rpp-berdasarkan-permen-41/</link>
		<comments>http://bimbinganbelajar.net/2011/02/07/penyusunan-rpp-berdasarkan-permen-41/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2011 02:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>
		<category><![CDATA[rencana pelaksanaan pengajaran]]></category>
		<category><![CDATA[rpp matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganbelajar.net/?p=3000</guid>
		<description><![CDATA[Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. 1. Kegiatan Pendahuluan Dalam kegiatan pendahuluan, guru: a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran; b. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari; c. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.<br />
1.  Kegiatan Pendahuluan<br />
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:</p>
<ol>
<li>a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses   pembelajaran;</li>
<li>b. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;</li>
<li>c. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai;</li>
<li>d. menyampaikan cakupan materi dan penjelasanuraian kegiatan sesuai  silabus.<span id="more-3000"></span></li>
</ol>
<p>2. 	Kegiatan Inti<br />
Pelaksanaan kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.<br />
Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.<br />
a. Eksplorasi<br />
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:</p>
<ol>
<li>a. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;</li>
<li>b.menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;</li>
<li>c. memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;</li>
<li>d. melibatkan peserta didik secara aktif dalam se¬tiap kegiatan pembelajaran; dan</li>
<li>e. memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.</li>
</ol>
<p>b. Elaborasi<br />
Dalarn kegiatan elaborasi, guru:</p>
<ol>
<li>a. membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;</li>
<li>b. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;</li>
<li>c. memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;</li>
<li>d. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif can kolaboratif;</li>
<li>e. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;</li>
<li>f. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan balk lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;</li>
<li>g. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan variasi; kerja individual maupun kelompok;</li>
<li> memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;</li>
<li>h. memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.</li>
</ol>
<p>c. Konfirmasi<br />
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:</p>
<ol>
<li>1. memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan,  isyarat, maupunhadiah terhadap keberhasilan peserta didik,</li>
<li>2. memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,</li>
<li>3. memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,</li>
<li>4. memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar: (a) 	berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;( b) 	membantu menyelesaikan masalah; (c) 	memberi acuan agar peserta didik dapatmelakukan pengecekan hasil eksplorasi; (d) 	memberi informasi untuk bereksplorasi Iebih jauh; (e) 	memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.</li>
</ol>
<p>3. 	Kegiatan Penutup<br />
Dalam kegiatan penutup, guru:<br />
a. bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;<br />
b. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;<br />
c. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;<br />
d. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas balk tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;<br />
e. menyampaikan iencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.</p>
<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fbimbinganbelajar.net%2F2011%2F02%2F07%2Fpenyusunan-rpp-berdasarkan-permen-41%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=recommend&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe></div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;"><a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="bimbinganbelajar.net/2011/02/07/penyusunan-rpp-berdasarkan-permen-41/">Share</a></div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:100px;"><a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Penyusunan RPP berdasarkan Permen 41" data-url="http://bimbinganbelajar.net/2011/02/07/penyusunan-rpp-berdasarkan-permen-41/" 
						data-via=""  ></a></div></div>
		<div style="clear:both;"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganbelajar.net/2011/02/07/penyusunan-rpp-berdasarkan-permen-41/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menguasai rumus cepat untuk menyelesaikan soal-soal matematika</title>
		<link>http://bimbinganbelajar.net/2010/05/28/mengasai-rumus-cepat-untuk-menyelesaikan-soal-soal-matematika/</link>
		<comments>http://bimbinganbelajar.net/2010/05/28/mengasai-rumus-cepat-untuk-menyelesaikan-soal-soal-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 08:13:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[problem]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Matematika]]></category>
		<category><![CDATA[pengajaran]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[triks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganbelajar.net/?p=2790</guid>
		<description><![CDATA[Rumus cepat adalah istilah untuk rumus-rumus singkat siap digunakan yang sudah sangat populer, atau “rumus instan” , begitu anak-anak bilang. Rumus cepat untuk menyelesaikan soal-soal matematika muncul dengan tujuan untuk memberikan solusi dalam suatu tes supaya waktu tes yang tersedia tidak habis hanya untuk menjawab soal-soal matematika. Darimana rumus instan itu berasal ? Rumus cepat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rumus cepat adalah istilah untuk rumus-rumus singkat siap digunakan yang sudah sangat populer, atau “rumus instan” , begitu anak-anak bilang. Rumus cepat untuk menyelesaikan soal-soal matematika muncul dengan tujuan untuk memberikan solusi dalam suatu tes supaya waktu tes yang tersedia tidak habis hanya untuk menjawab soal-soal matematika.<br />
Darimana rumus instan itu berasal ?<br />
Rumus cepat untuk menyelesaikan matematika sebenarnya datang dari rumus-rumus aslinya dengan memotong atau membuang algoritma atau urutan proses dimana rumus tersebut berasal. Penyelesaian soal-soal matematika menjadi lebih singkat digunakan, tetapi kelemahnnya adalah bahwa siswa harus mampu mengingat bentuk rumus tersebut dengan cara menghafalkan. Selain itu ada pula rumus-rumus instan yang hanya berlaku untuk betuk-bentuk soal tertentu saja</p>

<iframe src="http://docs.google.com/viewer?url=http://bimbinganbelajar.net/wp-content/uploads/2010/06/rumus-cepat.pdf&hl=in&embedded=true" class="gde-frame" style="width:600px; height:450px; border: none;" scrolling="no"></iframe>


<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fbimbinganbelajar.net%2F2010%2F05%2F28%2Fmengasai-rumus-cepat-untuk-menyelesaikan-soal-soal-matematika%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=recommend&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe></div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;"><a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="bimbinganbelajar.net/2010/05/28/mengasai-rumus-cepat-untuk-menyelesaikan-soal-soal-matematika/">Share</a></div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:100px;"><a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Menguasai rumus cepat untuk menyelesaikan soal-soal matematika" data-url="http://bimbinganbelajar.net/2010/05/28/mengasai-rumus-cepat-untuk-menyelesaikan-soal-soal-matematika/" 
						data-via=""  ></a></div></div>
		<div style="clear:both;"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganbelajar.net/2010/05/28/mengasai-rumus-cepat-untuk-menyelesaikan-soal-soal-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional 2010</title>
		<link>http://bimbinganbelajar.net/2010/01/18/ujian-nasional-2010/</link>
		<comments>http://bimbinganbelajar.net/2010/01/18/ujian-nasional-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 23:54:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ujian nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganbelajar.net/?p=2724</guid>
		<description><![CDATA[Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) berencana menaikkan lagi standar kelulusan Ujian Nasional (UN) pada 2010. Ketua BSNP, Prof Mungin Eddy Wibowo di Semarang, Senin (29/6) mengatakan, standar kelulusan UN setiap tahun memang selalu mengalami kenaikan. “Tahun lalu standar kelulusan 5,25, naik menjadi 5,5 tahun ini, dan rencananya pada 2010 akan dinaikkan lagi,” katanya. Menurut dia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) berencana menaikkan lagi standar kelulusan Ujian Nasional (UN) pada 2010. Ketua BSNP, Prof Mungin Eddy Wibowo di Semarang, Senin (29/6) mengatakan, standar kelulusan UN setiap tahun memang selalu mengalami kenaikan. “Tahun lalu standar kelulusan 5,25, naik menjadi 5,5 tahun ini, dan rencananya pada 2010 akan dinaikkan lagi,” katanya.<br />
Menurut dia, kenaikan standar kelulusan UN didasarkan pada standar pendidikan nasional dan diharapkan dapat memacu motivasi peserta didik dan guru. “Kenaikan standar kelulusan UN juga dimaksudkan untuk meningkatkan tingkat pembelajaran dan proses pencapaian pendidikan,” katanya. Namun, menurut dia, BSNP tetap akan melihat dan mempertimbangkan keragaman pencapaian pendidikan di setiap daerah yang akan dianalisis dan dievaluasi.<br />
Menurut dia, ada tiga pihak yang dapat melakukan penilaian pendidikan. Pertama pendidik lewat ulangan atau tugas, kedua satuan pendidikan lewat ujian sekolah, dan terakhir pemerintah lewat UN. Karena itu, salah satu pencapaian pendidikan yang dapat dijadikan tolok ukur adalah tingkat kelulusan UN. “Tingkat kelulusan UN di setiap daerah memang bervariasi, namun secara umum menunjukkan kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu,” katanya.<br />
Padahal, kata dia, standar kelulusan dari semula sebesar 5,25 untuk rata-rata seluruh mata pelajaran yang diujikan, dinaikkan menjadi sebesar 5,5 pada tahun ini. Ia mengatakan, kenaikan tingkat kelulusan UN secara umum tersebut menunjukkan peningkatan standar pendidikan nasional dan pencapaian satuan pendidikan di beberapa daerah.<br />
Selain itu, kata dia, kenaikan standar UN juga akan dipertimbangkan dari beberapa aspek, antara lain standar isi, standar kompetensi lulusan, standar pendidik, dan standar proses. Mungkin belum menetapkan besaran kenaikan standar kelulusan UN pada 2010.<br />
Ia mengatakan, BSNP perlu membicarakan dan menganalisis lebih dulu hasil-hasil yang dicapai oleh setiap satuan pendidikan di seluruh daerah untuk menentukan besar standar kelulusan UN nantinya. “Tapi, kami memastikan kenaikan standar kelulusan UN tidak akan dilakukan secara drastis, namun akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek,” katanya. (sumber : Republika)</p>
<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fbimbinganbelajar.net%2F2010%2F01%2F18%2Fujian-nasional-2010%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=recommend&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe></div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;"><a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="bimbinganbelajar.net/2010/01/18/ujian-nasional-2010/">Share</a></div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:100px;"><a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Ujian Nasional 2010" data-url="http://bimbinganbelajar.net/2010/01/18/ujian-nasional-2010/" 
						data-via=""  ></a></div></div>
		<div style="clear:both;"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganbelajar.net/2010/01/18/ujian-nasional-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)</title>
		<link>http://bimbinganbelajar.net/2009/12/19/kriteria-ketuntasan-minimal-kkm/</link>
		<comments>http://bimbinganbelajar.net/2009/12/19/kriteria-ketuntasan-minimal-kkm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 23:11:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[silabus]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KKM]]></category>
		<category><![CDATA[kriteria ketuntasan minimal]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganbelajar.net/?p=2353</guid>
		<description><![CDATA[Kriteria Ketuntasan Minimal merupakan acuan bersama pendidik, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu pihak &#8211; pihak yang berkepentingan terhadap penilaian di sekolah berhak untuk mengetahuinya. Satuan Pendidikan perlu melakukan sosialisasi agar informasi dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik dan atau orang tua peserta didik. Kriteria Ketuntasan Minimal dicantumkan dalam Laporan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kriteria Ketuntasan Minimal merupakan acuan bersama pendidik, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu pihak &#8211; pihak yang berkepentingan terhadap penilaian di sekolah berhak untuk mengetahuinya. Satuan Pendidikan perlu melakukan sosialisasi agar informasi dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik dan atau orang tua peserta didik. Kriteria Ketuntasan Minimal dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LBH) dengan tujuan supaya peserta didik dan atau orang tua peserta didik dapat menyikapi hasil belajar peserta didik.</p>
<blockquote><p>1. KKM ditetapkan oleh setiap kelompok guru mata pelajaran dengan mempertimbangkan tiga aspek, yaitu kompleksitas materi pengajaran, daya dukung (sarana prasarana pengajaran), dan intake peserta didik (pengetahuan prasyarat yang sudah dimiliki peserta didik). 2. Hasil penetapan KKM oleh kelompok guru mata pelajaran disahkan oleh kepala sekolah untuk dijadikan patokan dalam melakukan penilaian. 3. KKM yang telah ditetapkan disosialisasikan kepada pihak &#8211; pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orang tua, dan dinas pendidikan. 4. KKM dicantumkan dalam LBH pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orang tua / wali peserta didik.</p></blockquote>

<iframe src="http://docs.google.com/viewer?url=http://bimbinganbelajar.net/wp-content/uploads/2009/10/MEKANISME-PENETAPAN-KKM.pdf&hl=in&embedded=true" class="gde-frame" style="width:600px; height:450px; border: none;" scrolling="no"></iframe>


<blockquote><p><strong>atau gunakan pencarian untuk Kriteria Ketuntasan Minimal dari Blog Lain</strong></p></blockquote>
<form action="http://www.google.com/cse" target="_blank" id="cse-search-box">
<div>
<input name="cx" type="hidden" value="partner-pub-5752526382249441:wn4sgz-ujcv" />
<input name="ie" type="hidden" value="ISO-8859-1" />
<input name="q" size="31" type="text" />
<input name="sa" type="submit" value="Search" /></div>
</form>
<p><script type="text/javascript" src="http://www.google.com/cse/brand?form=cse-search-box&amp;lang=en"><!----></script><br />
 <script src="http://static.ak.connect.facebook.com/js/api_lib/v0.4/FeatureLoader.js.php/id_ID" type="text/javascript"></script><script type="text/javascript">FB.init("c40bc7672693d5cc1440a1f0718f1f4c");</script><fb :comments> </fb></p>
<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fbimbinganbelajar.net%2F2009%2F12%2F19%2Fkriteria-ketuntasan-minimal-kkm%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=recommend&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe></div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;"><a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="bimbinganbelajar.net/2009/12/19/kriteria-ketuntasan-minimal-kkm/">Share</a></div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:100px;"><a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)" data-url="http://bimbinganbelajar.net/2009/12/19/kriteria-ketuntasan-minimal-kkm/" 
						data-via=""  ></a></div></div>
		<div style="clear:both;"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganbelajar.net/2009/12/19/kriteria-ketuntasan-minimal-kkm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diet ala Rasulullah SAW</title>
		<link>http://bimbinganbelajar.net/2008/12/26/diet-ala-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://bimbinganbelajar.net/2008/12/26/diet-ala-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 01:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat islami]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganbelajar.net/?p=1152</guid>
		<description><![CDATA[Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya. Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.<br />
Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.</p>
<p>Jangan makan SUSU bersama DAGING<br />
Jangan makan DAGING bersama IKAN<br />
Jangan makan IKAN bersama SUSU<br />
Jangan makan AYAM bersama SUSU<br />
Jangan makan IKAN bersama TELUR<br />
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD<br />
Jangan makan SUSU bersama CUKA<br />
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL)</p>
<p>CARA MAKAN<br />
o Jangan makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru makan nasi.<br />
o Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.<br />
o Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda. </p>
<p>Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya… cobalah….. Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.</p>
<p>          <strong>o Dalam Al-Quran juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut. </strong></p>
<p>Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit.. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.</p>
<p>          o Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:<br />
      1. Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.<br />
      2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit)..<br />
      3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.<br />
      4. Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.<br />
      5. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan). </p>
<p>Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah… Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya<br />
SEMOGA BERMANFAAT…!!</p>
<p>(Pengirim : Budi Waluyo ; Plant Breeding Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Brawijaya)</p>
<p><a href="http://click.linksynergy.com/fs-bin/click?id=mxZnZMu2sTo&#038;offerid=168671.10000097&#038;type=4&#038;subid=0"><img alt="emeraldmedicalservice.com LLC - Do you need a better night's rest, problems sleeping, then you should buy NOW THE GOLDEN TECHNOLOGIES ADJUSTABLE BED $1146.60" border="0" src="http://www.emeraldmedicalservice.com/images/banners/09/01/adjustablebed.jpg"/></a><img border="0" width="1" height="1" src="http://ad.linksynergy.com/fs-bin/show?id=mxZnZMu2sTo&#038;bids=168671.10000097&#038;type=4&#038;subid=0"/></p>
<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fbimbinganbelajar.net%2F2008%2F12%2F26%2Fdiet-ala-rasulullah-saw%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=recommend&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe></div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;"><a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="bimbinganbelajar.net/2008/12/26/diet-ala-rasulullah-saw/">Share</a></div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:100px;"><a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Diet ala Rasulullah SAW" data-url="http://bimbinganbelajar.net/2008/12/26/diet-ala-rasulullah-saw/" 
						data-via=""  ></a></div></div>
		<div style="clear:both;"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganbelajar.net/2008/12/26/diet-ala-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

